Jakarta - Salah suatu kode etik dalam penyalinan karya ilmiah ialah menggubah literatur dekat elemen akhir karya. Referensi berisi indeks sumur referensi nan dijadikan penunjuk sekretaris dalam menjalankan karya catat. Setidaknya, pustaka acuan mencakup mengenai identitas setia usaha, tajuk goresan, warsa terbit, hingga pencetak. Ada banyak aksi penyalinan referensi, dekat https://daltonbins5.blogdosaga.com/39910733/data-sdy-reside-attract-sdy-consequence-sdy-reside-sdy-details-sdy-dwell-sidney-pools-terpercaya-2026-knowledge-sydney